Salah
satu ketakutan sebagian manusia adalah menjadi tua. Padahal kondisi ini wajar
dan pasti akan terjadi. Semakin bertambah usia, akan terjadi perubahan pada
tubuh. Mulai dari kulit keriput hingga perubahan warna rambut menjadi beruban.
Sebagian
orang menganggap si putih dapat merusak penampilan. Alhasil, kegiatan mencabut
uban jadi agenda rutin harian Anda. Padahal tanpa disadari, aktivitas iseng ini
dapat membahayakan kesehatan kulit kepala Anda.
Mencabut
uban di kepala akan berakibat terganggunya sel-sel saraf kulit Anda. Menurut
pakar Dermatologi, dr. Farmanina Santoso, di bawah lapisan kulit terdapat
banyak sel yang bisa terganggu jika rambut di cabut. Bila hal ini Anda langgar,
maka pertumbuhan rambut akan mengalami hambatan.
Nina,
sapaan akrabnya, menyarankan agar Anda membiarkan si putih itu muncul.
Alasannya, ada tiga tahap pertumbuhan rambut. Pertama biasa disebut anagen,
yaitu sebuah proses pertumbuhan aktif yang bisa memakan waktu 2-6 tahun. Kedua,
kotagen yang juga disebut tahapan transisi, dan ketiga telogen atau fase
istirahat sehingga rambut akan memiliki tunas baru, yang keluar dan memanjang,
selanjutnya menjadi rambut baru.
Rambut
pasti akan mengalami kerontokan, termasuk si uban. Biarkan saja ia tumbuh dan
bila waktunya rontok pasti akan jatuh juga.
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar